Pilihan Jenis Finishing untuk Cetak Packaging Kertas

Sumber foto : Pinterest
Tidak dapat dipungkiri bahwa packaging memegang peranan penting dalam suatu bisnis. Selain untuk melindungi produk, packaging juga berfungsi untuk memperkuat branding dan menarik perhatian para customer. Jika Anda dapat memiliki packaging yang dapat merepresentasikan brand Anda dengan unik dan menarik maka Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata customer. Berikut beberapa jenis finishing packaging kertas yang bisa Anda pilih dan kreasikan dengan semaksimal mungkin untuk packaging Anda.
1. Laminasi :
Laminasi adalah proses pelapisan kertas dengan plastik tipis. Proses laminasi bertujuan untuk melindungi kertas hasil cetak. Laminasi dapat membuat kertas hasil cetakan lebih kuat, lebih awet, dan tahan terhadap air. Selain itu, ketika menggunakan bahan kertas yang cukup tebal, laminasi dapat melindungi warna hasil cetak di bagian lipatan kertas sehingga tidak mudah retak. Laminasi terbagi menjadi 2, yaitu laminasi doff dan glossy. Laminasi doff membuat penampakan kertas menjadi tidak mengkilap/matte, natural, sedangkan laminasi glossy dapat membuat penampakan kertas menjadi mengkilap, licin, dan memantulkan cahaya.

2. Poly/Hot Print/Foil :
Poly adalah teknik untuk memberikan warna gold, silver, ataupun warna lain yang metalik ke area yang spesifik pada media kertas dengan menggunakan panas dan tekanan. Finishing poly dapat memberikan kesan mewah dan elegan pada hasil cetakan. Warna metalik yang tersedia berupa warna emas (gold), perak (silver), perunggu (copper), rose gold, merah, dan lain-lain.

3. Spot UV :
Spot UV adalah proses memberikan efek glossy atau mengkilap dengan menggunakan cairan di area spesifik pada media kertas cetak seperti logo, tulisan, ataupun gambar. Finishing spot UV biasanya diaplikasikan bersama dengan laminasi doff sehingga area spot UV tampak lebih jelas.

4. Emboss & Deboss :
Emboss dan deboss adalah teknik finishing yang memberikan kesan timbul/tenggelam di area tertentu. Emboss membuat area kertas terlihat timbul ke arah atas sedangkan deboss membuat area kertas terlihat tenggelam ke arah bawah.

5. Pond :
Pond atau biasanya disebut dengan die cut merupakan proses untuk memotong kertas sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Setiap packaging pasti akan melewati proses pond untuk dipotong mengikuti pola desain rangka yang akan dibuat. Beberapa packaging di pasaran menggunakan pisau pond ini untuk memberikan jendela sehingga memungkinkan konsumen untuk melihat produk secara langsung tanpa membuka packagingnya terlebih dahulu serta meningkatkan daya tarik. Pemberian jendela pada packaging biasanya diikuti dengan laminasi glossy ataupun tambahan mika untuk menutup jendela agar menjaga produk tetap aman.

6. Perforasi :
Perforasi adalah teknik untuk melubangi kertas membentuk garis putus-putus. Perforasi bertujuan untuk membuat kertas agar mudah disobek. Penggunaan perforasi biasanya digunakan pada packaging seperti kebab, crepes, masker medis, sarung tangan, dan lain-lain.



